Sabtu, 13 Februari 2010

Mas sayang Adek..

Teruntuk
Istriku tersayang
....

Sayang...bagaimana keadaanmu dan calon bayi kita..? Baik-baik kan? Sudah diperiksa mbah Sinem lagi belum? Sudah berapa kali diperiksa? Mbah Sinem bilang apa saja? Yang Mbah Sinem bilang, diturutin ya Dek...dia dukun bayi yang paling baik di desa kita. Apalagi sangat baik sama kita. Jadi ingat yang diceritain Simbok, Simbok aja dulu waktu ngelahirin Mas, Mbah Sinem juga yang nolong. Waktu itu sudah datang hujan-hujan, jalan kaki karena sepeda onthel nya Bapak masuk sawah karena Bapak mboncengin Mbah Sinem sambil ngebut, cemas banget kalau Simbok ngelahirin duluan, eh pulangnya nggak mau terima duit dari Bapak. Mbah Sinem bilang dipakai aja untuk beli beras, dijadikan bubur untuk Simbok. Hhhh...Mbah Sinem tu duit juga punyanya seadanya, tapi masih bisa seperti itu sama kita. Tapi kali ini, Mas nggak mau kalau Mbah Sinem menolak lagi, sudah cukuplah kebaikan yang kita terima. Waktu itu, sebelum Mas pergi, Mas hitung-hitung duit tabungan di lemari kita, masih kurang dikit. Ini Mas nulis surat sehabis menghitung uang yang sudah Mas dapat, Mas perkirakan sekitar 1 bulan lagi sudah cukup...pas dengan perkiraan lahir anak kita. Tapi pasti Mas pulang sebelum itu.

Sayang..nanti kalau baca surat ini, yang nganter ni namanya Didik, teman Mas di sini. Ternyata dia tinggalnya nggak jauh dari kita, tetangga desa. Dia pulang karena istrinya mau melahirkan. Mas sebenarnya mau nitip sekalian uang ini, tapi dia tidak mau, takut ada apa-apa di jalan nanti tidak bisa ngganti. Ya sudah nggak apa-apa, mas ngerti. Nganter surat ini saja Mas sudah senang sekali.

Mas nulis ini supaya Adek tidak khawatir. Mas baik-baik saja di sini :) Mungkin agak kurusan dikit, dan badan Mas jadi hitam..maklum di sini lebih panas. Tapi nggak apa-apa, coba bayangkan kalau Mas cuma nyari sampahnya di desa kita saja, pasti tidak cukup untuk persiapan bayi kita. Di kota di sini, Mas sudah pindah-pindah di 4 komplek perumahan, dan 1 tempat pengumpulan sampah. Lumayan Dek..! Sampahnya bagus-bagus, banyak lagi. Gerobak kita sampai hampir penuh. Dihargai mahal! Yah,sayangnya pemilik rumahnya galak-galak, masa Mas gantengnya kayak gini diteriakin maling sambil dilempar ember isi air cucian. Mana anjingnya ikut ngejar lagi! Ini sekarang roda gerobak yang sebelah kiri bengkok dikit. Menghantam tiang listrik...
Emm..Adek jangan marah ya..emm..topi jeraminya yang dijahit Adek waktu itu…dirampas sama hansip perumahan situ, karena Mas pakai untuk nangkis waktu dia mau ngetok kepala Mas dengan pentungannya! Maafkan Mas, Dek...nanti kalau Mas pulang, Adek pengin apa Mas belikan. Jangan marah…senyum dong sayang..:)

Ini sekarang Mas sudah dapat tempat yang bagus, tempat pembuangan sampah yang besar! Mas nggak perlu keliling, karena truk sampah yang akan datang ke sini. Di sini banyak yang nunggu, seperti Mas. Tempat untuk tidur juga ada. Jadi pakai 4 kayu yang ditanam, terus pakai kardus-kardus untuk penutupnya. Atapnya pakai kantong-kantong bekas beras. Sudah kenal semua. Kalau malam ngobrol-ngobrol. Makanya jadi kenal si Didik ini. Teman-teman di sini baik-baik semua, saling bantu.

Ini lagi nunggu truk. Tumben ..panass banget hari ini! Kulit kayak gosong! Tuh, teman-teman lagi padha berteduh di gubug. Mas sih pengin di situ juga, tapi Mas di sini aja, di balik gerobak kita. Gerobaknya Mas dorong dekat tempat sampah. Soalnya, walaupun kita saling bantu, tapi kita harus berebut dulu pas truknya datang! Cepet-cepetan ngambil sampah yang bagus-bagus, masukin ke gerobak masing-masing. Nah, nanti kalau sudah selesai, semua sudah ada yang punya, baru kita saling bantu ngepak, menata mengikat, gitu. Nah, Masmu ini kan kecil, agak kurus, sedangkan teman-temannya Mas besar-besar, tinggi-tinggi! Hanya masalah hitam aja Mas nggak kalah…hehehe! Jadi nanti kalau Mas nggak nunggu di dekat-dekat sini, bisa-bisa Mas nggak dapat.

Hmm…nyandar di gerobak gini, Mas jadi ingat Adek. Mas kangen Adek nyandar di Mas. Sayang…anak kita nanti kira-kira seperti apa ya..:) Wah, sudah jelas pasti nanti ganteng ngikut bapaknya, rambutnya hitam mengkilat, matanya bening, pipinya empuk, tapi kulitnya putih ngikut emaknya…iya kan…hehehe. Eh? Itu kalau laki. Kalau perempuan ya, pasti cantik kayak emaknya…:) Pokoknya nanti, kalau duitnya masih sisa, kita tabung... Dah pokoknya Mas akan kerja terus. Kok rasanya Mas makin semangat ya..:) Hmm…pasti Adek gi sembahyang buat Mas juga di sini ya..:) Mas nggak akan puas dengan yang sekarang, pasti anak kita nanti makin besar juga makannya makin banyak, trus susu... apa lagi ya...emm.....

Aduhh...truknya dah datang..! Mas kejar dulu truknya ya sayang!

....Mas Sayang Adekk..!!!

-------------------* Surat ini saya titipkan ke mb Idana dan mb Julie

42 komentar:

Vicky Laurentina mengatakan...

Nggak taunya Adek-nya udah lari sama Mas yang lain, dan Mas yang ini kerja jadi tramtib.. xixixixi.. :D

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

suami yg sangat baik dan sayang pd isterinya, hiks..terharu.

mocca_chi mengatakan...

co cwit bgt wkwkwkwkw....
senyum2 sendiri bacanya

anyin mengatakan...

manisnyaaaa

idana mengatakan...

adek juga sayang mas koq :D

romantis bgt...thx yaaa udah ikutan

Fanda mengatakan...

Mestinya nih dipostingin waktu Valentine, Hen! Benar2 menggambarkan cinta sejati

richo mengatakan...

Ayo selalu semangat grak..... mantap bener bro satu ini. siap grak

NURA mengatakan...

salam sobat
begitu sayangnya mas sama adek,,ya,,
selalu yang diharapkan adek,,yang dirindukan adek
sangat romantis,tetapi bacanya haru.

buwel mengatakan...

Nyentrik dan manis Mas...

a-chen mengatakan...

Iyya, yang kenceng ya larinya... :-)

Inuel^-^ mengatakan...

hahahahhahayha.......... ngakak doloooo, hahahha, guling-guling di gerobak, wkwkwkwkw.......
bentar bentar, ngakak lagiiii...

hahahahha, mas Hendri unik :)), iia mas, jangan masuk ke truknya yah ^_^..

peace.. :-P

Inuel^-^ mengatakan...

hiks...
suaminya, hihihihi...
keren :D.
wes yha gtu mas, pokok'e keren,
pasti istrie langsung melahirkan pas baca surat ini :))

Hendriawanz mengatakan...

Vicky Laurentina
Aku yakin kalau dikau jadi Adek, itu yang kaulakukan, terutama di paragraf akhir, sebelum truknya datang. walaupun ucapan yang keluar dari bibirmu tetap itu. itulah sesungguhnya bagaimana kau care ama seseorang, iya kan..hahaha :)

Hendriawanz mengatakan...

Sang Cerpenis bercerita
wah baru belanja untuk Imlek ya mb..

Hendriawanz mengatakan...

mocca_chi
barusan dari sana, salut buat anatomi dan fisiologinya..thanks

Hendriawanz mengatakan...

anyin
ini bacanya dari kos kan? yang ada internetnya kan? yang aksesnya wuzz..wuzz...kan..
kapan ya bisa internetan di kos..

Hendriawanz mengatakan...

idana
hm?
??..wah, ada-ada aja mb..:D

Hendriawanz mengatakan...

Fanda
Yaah..mb, ngetik ini mpe pagi, dah 5 watt..jadi nggak ngeh lagi ama tgl..:(

Hendriawanz mengatakan...

richo
siap bro, ditunggu buah-buahannya :D

Hendriawanz mengatakan...

NURA
salam juga..
mengucapkan selamat atas doorprize-nya :)
hadiah yang istimewa..
terima kasih sering mampir ke sini..

Hendriawanz mengatakan...

buwel
puisinya..sarat kiasan mas :)

Hendriawanz mengatakan...

Inuel^-^
yee..mampir juga ke sini..:D

Aditya's Blogsphere mengatakan...

Bang...jangan di del yah blog q....aq buat postingan tadi cuman buat ngasih pelajaran si penjiplak hehehe...tenang aja......adit masih jalan terus ngeblognya kok....

inyunz mengatakan...

maaf telat, solanya kemaren inetku dodol bangetttt :(, aku juga ikutan, sejak kemaren di kasih tau mas Aulawi, aku ngga ada ide :-P

a-chen mengatakan...

mampir sore Mas, moga sukses suratnya... Amiiien... :-)

Dees mengatakan...

salam kenal

postingnya bagus banget mas sampek terharu bacanya

catatan kecilku mengatakan...

Keren banget tuh "surat cintanya" mas... Ikutan kompetisi juga to..? Semoga menang ya....
Aku terkesan banget dg surat cintanya.

Newsoul mengatakan...

So sweet Hen. Ini fiksi atau fakta....?

Hendriawanz mengatakan...

Aditya's Blogsphere
oh, kirain.
iya, semoga cepat sadar, sehingga tidak bikin susah lagi. tetap saya follow kok, nggak saya del.

Hendriawanz mengatakan...

inyunz
ini mb inuel bukan ya?
wah sukses ya mb..:D

Hendriawanz mengatakan...

a-chen
makasih mas sering mampir ke sini..:D

Hendriawanz mengatakan...

Dees
salam kenal juga
makasih udah mampir..:)

Hendriawanz mengatakan...

catatan kecilku
sekedar mengungkapkan apa yang kurasakan mb..
semoga mb makin mendapat kebaikan.

Hendriawanz mengatakan...

Newsoul
Sedang mengalami sesuatu mb, tapi kuungkapkan dalam bentuk lain yang dapat dibaca di sini..

anazkia mengatakan...

Saya sedih baca ini :((

julie mengatakan...

ayo donk mas cepetan pulangnyaaaa
kan adek kangen :D

Hendriawanz mengatakan...

anazkia
Barusan mampir ke sana. Sepertinya baru sibuk kah...lum ada update..

Hendriawanz mengatakan...

julie
barusan baca puisinya, ternyata tidak harus dimulai peristiwa yang indah ya mb..begitu ya yang waktu itu dirasakan, waktu bikin puisi itu..

arsi13ners mengatakan...

nice story....bener2 bnyk pesan ya didalamnya.
oh ya Dok, maaf silabusnya blm saya send ya, masih saya diskusikan ma yg dari FISE.

Elsa mengatakan...

ehehehehe...
surat cintanya sarat makna. hehehehe... banyak cerita pula.

Hendriawanz mengatakan...

Elsa

memang ada perasaan dan ekspresi tentang cinta yang juga disertakan di dalamnya..:)

Hendriawanz mengatakan...

arsi13ners

oke, saya tunggu silabusnya mb.
puisinya bagus mb.