Kamis, 07 Januari 2010

Awareness


Tentang translate. Ceritanya kan aku kemarin minta bantuan teman untuk translate artikel. Karena tu artikel dah ngendon lebih sekitar sebulanan di laci mejaku, gak pernah kusentuh, karena aku harus ngerjain sesuatu yang lebih penting, dan itu cukup menyita waktu. Kebetulan nih temanku ni seorang konsultan bahasa, dan sudah cukup sering komunikasi, walaupun lum pernah ketemu muka. Ya udah, ku minta tolong dia untuk ngerjain itu.

Nah, artikel selesai dan tanpa sadar aku bilang, “Wah, dah selesai ya Mbak, thank you banget. Kirimnya via email aja, and tolong nomer rekeningnya ya Mbak.” Tapi dia bilang kalau bisa transfer aja dulu.

Aku langsung tersadar : Eh, iya ya. Bukankah aku juga lum kenal dia? Kok enak-enaknya aja minta langsung dikirim, kayak ngomong dengan teman di sini aja. Di sini sih biasa kita saling bantu ini itu, tapi kan yang terjemahan ini lain, orangnya jauh, dan belum tentu juga kita menilai dia sama dengan dia menilai kita. Kalau aku jadi dia, mungkin juga aku akan mikir ni bener orang baik-baik nggak, jangan-jangan dah dikirim, gak bayar lagi.

Jadi ingat pentingnya awareness terutama di dunia kerja. Memiliki batas-batas tertentu dalam berinteraksi bukan berarti kita menurunkan penghargaan atau kepercayaan kepada dia di mata kita, namun menunjukkan penghargaan kita kepada tugas atau profesi di pundak kita. Beberapa waktu lalu pas sertijab direktur utama di rumah sakit, pejabat dirjen dari pusat juga menceritakan, istri pun tidak akan membaca atau menyensor surat-surat atau dokumen kerja.

7 komentar:

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

bener itu, harus ada rambu2nya ya.

elpa mengatakan...

pelajaran tuh...gak semua orang sama..
lam kenal mas..ku follow y

ا شين mengatakan...

setuju mas, seperti majikan dan anak buahnya, merakyat ya merakyat tapi tetep harus ada batasan2 nya... :-)

reni mengatakan...

Bener mas..., di dunia kerja batasan-2 itu harus dipatuhi jika ingin pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.

Arfi mengatakan...

Bener mas. menyadarkanku akan pentingnya batasan2 meskipun kita bener2 sohib..salam kenal.

Newsoul mengatakan...

Mantap. Kepercayaan dan kewaspadaan, batasan, take and givelah.

REYGHA's mum mengatakan...

Dapat satu pelajaran yang mesti dicatat atau paling tidak diingat untuk yang akan datang nih.