Selasa, 06 April 2010

Garis lurus dan lengkung

TErima kasih buat sobat2 atas support-nya, rasa demam sudah turun, dan sudah relatif lebih baik dari kemarin. KEmarin memang kubilang ada beberapa yang kupikirkan. Trus kutulis tentang garis dan titik. Aku membayangkan tentang bagaimana keterbatasan manusia, bahwa kadang manusia tergoda untuk merasa sempurna, memiliki logika di otak yang begitu dahsyat dan dapat mengetahui segalanya di semesta, ketika aku menggambar garis dan titik.
Sekarang aku merenungkan tentang garis lurus dan garis lengkung yang kembali mengingatkanku bahwa sebenarnya begitu banyak yang tidak diketahui manusia dan ada saat-saat tertentu merasa tidak dapat memilah-milah benang kusut di hadapannya. Dan jika pada saat merasa banyak ketidaktahuan tentang di sekelilingnya, paling tidak manusia menyadari posisinya, dimana dia berpijak, dan bukannya patah arang. Dalam segala permasalahan, apakah itu urusan pekerjaan di kantor, sekolah, bertengkar dengan teman, atau apa pun itu.

Jarak terpendek dihubungkan oleh garis lurus atau lengkung?

Garis lurus lah. Masa..lengkung? Aku sedang memikirkan dan mendekati si garis lengkung karena sudah sekian lama aku bersahabat dengan si garis lurus. Ya, si garis lurus memang mengatakan bahwa dirinya menghubungkan jarak terpendek. Lalu aku tanya pada si garis lengkung, bagaimana kalau menurut dirimu ? Dia menjawab, iya sih, kalau aku boleh berpendapat, aku melengkung ini kan berusaha memendekkan jarak dibandingkan jika aku lurus…Coba kalau ada tiang besi tertancap di tanah, tinggi 1 meter. Lalu dia melengkung, kan jadi jaraknya jadi lebih pendek.

Lalu si garis lurus bilang, lho kan waktu kamu melengkung sehingga jaraknya jadi memendek, kan tetap di situ ada temanku lainnya, si garis lurus yang lebih pendek dariku yang bertugas? Jadi misalnya tiang besi itu melengkung sehingga jaraknya jadi 0,75 meter, kan tinggi seperti itu menjadi tugas temanku si garis lurus yang tingginya 0,75 meter?
Nah, si garis lengkung juga kembali bilang, itu kan karena kamu memikirkan dari sisi kamu. Kalau aku memikirkan dari sisi aku, ya aku punya teman juga, bahwa besi yang 0,75 meter itu kalau di lengkungkan…akan jadi lebih pendek lagi.

Jadi mau sampai mana nh? Setiap bilang lurus, dibilang lagi bisa dilengkungkan. Akhirnya lurus-lengkung-lurus-lengkung…dst. Di mana ujungnya? Dan siapa yang di ujung, lurus atau lengkung?

Akhirnya kembali lagi ke suatu jawaban, lah itu tergantung bagaimana kita melihatnya. Yah. Itulah kita. Hanya bisa sampai di situ. Ini bukan jawaban atas pertanyaan itu, tetapi bahwa ini lah kita. Hanya sampai di sini saja. Kita yang memang penuh keterbatasan. Dan hanya semata-mata oleh anugerah saja kita mengetahui sesuatu.

22 komentar:

inuel mengatakan...

:) :D, sedikit bingung tapi bisa mengerti tapi ya tetep masih bingung, lurus apa melengkung yaaaa :D

catatan kecilku mengatakan...

Garis lurus... atau garis lengkung..?
Bingung ah.. ^_^

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

semua yg kita punya memang hanya anugerah dari Nya.

KucingTengil mengatakan...

stiap sisi memang mempunyai 'merasa' kebenarannya masing-masing, tergantung kita apakah melihatnya dari sisi si garis lengkung atau dari sisi si garis lurus.

Cepat sehat ya bro

ajeng mengatakan...

Mau lengkung atau lurus, toh garis adalah kumpulan dari titik? *nyambung apa enggak ya?

Dinoe mengatakan...

Benar mas..kita semua punya keterbatasannya masing2..

Psychosocial mengatakan...

intinya semua orang punya pandangan berbeda tentang garis lurus dan garis lengkung ini...

btw, kunjungan perdana nih.... salam kenal. blog kamu udah aq follow follow balik yah..

http://was-psychosocial.blogspot.com/

ditunggu komennya...

inge / cyber dreamer mengatakan...

agak bingung gimanaaaaaaa gitu
*baca lagi ah*

bluethunderheart mengatakan...

lurus dan melegkung seperti blue y piirannya..........heheheh
salam hangat dari blue

buwel mengatakan...

hehehehhehe, bener mas... ada lebih dan kurangnya di setiap karakter. tergantung account penggunanya saja yang memanfaatkan... :-)

achen mengatakan...

brarti tergantung sudut pandang keilmuan kita ya, dalam menghadapi suatu hal... mo diarahin ke negatif atau yang positif. mo bengkoh jalannya atau lurus.. :-))

anyin mengatakan...

pertanyaannya ngga selesai2 deh mas.. hahhaha alhmdulillah demamnya udah turuun

nyun's mengatakan...

mas Hendri, masih berlaku ngga bantuannya hehe, thu caranya ada di blog aku, bantuin ya ya ya ;), plisssssss :D, mau kan ;) *think

Inuel^-^ mengatakan...

ada di jombloku :-P

aisyah muna mengatakan...

aduh bang hendz..maaf..sy kok masih ga ngerti ya..
*tuing..tuing..tuing..lemot.mode.on

siroel mengatakan...

dalem sob, bingung saya...hehe...

emmy mengatakan...

selama kita tau batasan diri.. ya udah jalani aja :) manusia emg ga sempurna.. tp manusia (biasanya)bisa fleksibel kan! :)

U-marr mengatakan...

jadi mendingan milih yg mana y, garis lurus atw lengkung y.??? jd bingung nih. :)

kristanto-wds mengatakan...

Bisa dimengerti...
kayak dua rasa dalam satu kemasan ya mas....

penghuni60 mengatakan...

yg mlengkung dilurusin aja deh biar gak bingung...
:D

Catatan Blogger Seo Matre Ajib mengatakan...

makasih ya mas Hendri hehe.. selamat siang :D

Elsa mengatakan...

hehehehe...lengkung atau luru ya?
tergantung kondisi dan keadaan deh.

coba tanya Ibu saja. pasti beliau tau yang terbaik. hehee