Barusan ng-photocopy 1 lembar dokumen. Tiga ratus rupiah. Kukasih Rp 500,-. Eh, ada kembaliannya. Koin Rp 100,- dua keping.
Ah, bayangkan bagaimana dia mengais rejeki. Ya, dia mengambil keuntungan secukupnya, yang Rp 200,- dikembalikan. Di jaman sekarang ini, ketika "juta" bukan kata yang langka, bisa meluncur dari bibir anak ketika minta uang jajan, petugas photocopy itu memberi kembalian, koin Rp 100,- dua keping. Aku terkesan.
Jangan Mati Dulu, Mie Ayam Masih Enak
-
Sumber gambar: Google
Belakangan ini, kalimat *"Jangan mati dulu, mie ayam masih enak"* sering
berseliweran di media sosial. Sekilas terdengar seperti le...
5 hari yang lalu
