Barusan ng-photocopy 1 lembar dokumen. Tiga ratus rupiah. Kukasih Rp 500,-. Eh, ada kembaliannya. Koin Rp 100,- dua keping.
Ah, bayangkan bagaimana dia mengais rejeki. Ya, dia mengambil keuntungan secukupnya, yang Rp 200,- dikembalikan. Di jaman sekarang ini, ketika "juta" bukan kata yang langka, bisa meluncur dari bibir anak ketika minta uang jajan, petugas photocopy itu memberi kembalian, koin Rp 100,- dua keping. Aku terkesan.
Sabtu, 21 Agustus 2010
Rabu, 04 Agustus 2010
Pergilah…
melalui senyummu
kau membawaku mengalami rasa hangat ini
meresap..mengangkat hati ini
bahwa diri ini memiliki arti
melalui air matamu
kau ajarkanku tuk jalani rasa perih ini
yang menyayat perlahan
menggores sekeliling relung hati
lirih jerit sanubarimu
ketika genggaman tangan ini tak kuasa untuk tak terbuka..terlepas
menghanyutkanku dalam kepasrahan
berusaha menggapai tetes-tetes embun cinta-Nya
kau membawaku mengalami rasa hangat ini
meresap..mengangkat hati ini
bahwa diri ini memiliki arti
melalui air matamu
kau ajarkanku tuk jalani rasa perih ini
yang menyayat perlahan
menggores sekeliling relung hati
lirih jerit sanubarimu
ketika genggaman tangan ini tak kuasa untuk tak terbuka..terlepas
menghanyutkanku dalam kepasrahan
berusaha menggapai tetes-tetes embun cinta-Nya
Langganan:
Komentar (Atom)
